|
harajuku fashion n hairstyle |
|
Written by ferry janupati
|
|
Friday, 04 September 2009 03:23 |
|
"With your underground malls in the world of Harajuku Putting on a show, when you dress up in your clothes Wild hair color and cell phones Your accessories are dead on"
That's the lyric from Gwen Stefani song entitled Harajuku Girls. The song expresses her admiration on Harajuku style. Harajuku is an area around Tokyo's Harajuku Station. |
|
Last Updated on Sunday, 06 September 2009 09:52 |
|
Read more...
|
|
|
Fashion System Antara Punk dan Harajuku |
|
Written by ferry janupati
|
|
Friday, 04 September 2009 02:47 |
|
You are what you wear. Sadarkah kita bahwa cara kita berpakaian menentukan nilai budaya yang kita anut? Jika anda sering berbelanja ke daerah Blok M di Jakarta Selatan, anda tentunya sering berpapasan dengan anak-anak Punk. Biasanya mereka ini suka nongkrong di jembatan penyebrangan menuju Blok M Plaza, GOR Bulungan, atau kadang kala di Terminal Blok M. Ciri-ciri utama mereka adalah berpakaian jeans belel, dengan beberapa aksesoris rantai dan spike, dan terutama dengan cukuran rambut ala Mohawk. Mereka menganggap ciri berpakaian macam ini sebagai nilai anti kemapanan, nilai yang dianut oleh budaya Punk. Dengan mengenakan berbagai macam aksesoris sebagaimana diyakini sebagai bagian dari budaya Punk, maka mereka mengasosiasikan diri mereka sebagai anak Punk. Mereka menjadi Punk karena berpakaian ala Punk. Identitas budaya terkonstruksikan melalui fashion mereka. |
|
Last Updated on Saturday, 05 September 2009 06:09 |
|
Read more...
|
|
Pengaruh Harajuku Pada Anak Muda |
|
Written by ferry janupati
|
|
Friday, 04 September 2009 02:40 |
|
 TAK ada api kalau tak ada asap. Kalau banyak anak-anak muda Indonesia yang berpenampilan heboh dengan referensi tokoh animasi Jepang, udah pasti mereka ini punya kiblat sebagai tempat menyontek.
Yang dicontek tentu aja orang Jepang yang bergaya seperti itu dan biasa disebut harajuku style. Nama harajuku ini ternyata diambil dari nama sebuah kawasan kecil di Tokyo, tepatnya daerah sekitar Stasiun Harajuku, sebuah stasiun yang dekat dengan Shibuya. Di kawasan Harajuku inilah para remajanya punya kebiasaan berpakaian ”aneh”dan enggak lazim. Mereka ini bebas berekspresi dan berdandan yang inspirasinya diambil dari para tokoh animasi Jepang. Melihat potongan rambut, baju, celana, rok mini, sepatu, sampai make up mirip sama tokoh kartun Jepang. |
|
Last Updated on Saturday, 05 September 2009 07:25 |
|
Read more...
|
|
|
Written by ferry janupati
|
|
Friday, 04 September 2009 02:14 |
|

Harajuku adalah sebutan populer untuk kawasan di sekitar Stasiun JR Harajuku, Distrik Shibuya, Tokyo. Kawasan ini terkenal sebagai tempat anak-anak muda berkumpul. Lokasinya mencakup sekitar Kuil Meiji, Taman Yoyogi, pusat perbelanjaan Jalan Takeshita (Takeshita-d?ri), department store Laforet, dan Gimnasium Nasional Yoyogi. Harajuku bukan sebutan resmi untuk nama tempat, dan tidak dicantumkan sewaktu menulis alamat.
Sekitar tahun 1980-an, Harajuku merupakan tempat berkembangnya subkultur Takenoko-zoku. Sampai hari ini, kelompok anak muda berpakaian aneh bisa dijumpai di kawasan Harajuku. Selain itu, anak-anak sekolah dari berbagai pelosok di Jepang sering memasukkan Harajuku sebagai tujuan studi wisata sewaktu berkunjung ke Tokyo.
Sebetulnya sebutan "Harajuku" hanya digunakan untuk kawasan di sebelah utara Omotesando. Onden adalah nama kawasan di sebelah selatan Omotesando, namun nama tersebut tidak populer dan ikut disebut Harajuku. |
|
Last Updated on Saturday, 05 September 2009 07:37 |
|
Read more...
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
|
Page 4 of 4 |